Liburan Hemat Dengan Konsep Berbagi Biaya

liburan sharing cost di sumba
Peserta sharing cost berpose dengan latar belakang pantai Bawana yang terkenal di Sumba. (instagram/ppkent)

Terkini.id, Pulau Sumba – Konsep Liburan dengan berbagi biaya atau yang biasa dikenal dengan istilah Sharing Cost adalah konsep liburan dimana peserta liburan berbagi biaya dengan sesama peserta liburan, biasanya biaya penginapan, transportasi dan makan, yang dibagi rata oleh seluruh peserta liburan.

Konsep liburan ini cukup populer dikalangan milenial, walaupun pada prakteknya, penikmat konsep ini menembus batasan usia. Seperti yang ditulis di akun instagram @ppkent yang menceritakan berbagai pengalaman pertama kali liburan menggunakan gaya sharing cost ini.

ppkent, pertama kali mengikuti sharing cost ke Pulau Sumba yang dia ketahui dari group di Facebook. Kemudian dari group di Facebook kemudian masuk ke group WhatsApp. Koordinator liburan ini kemudian meminta uang muka dari peserta-peserta liburan untuk memastikan keikutsertaan. 

Istimewanya liburan kali ini, ternyata sebagian besar peserta benar-benar tidak saling mengenal dan baru pertama kali mengikuti konsep liburan berbagi biaya ini. Serunya berkenalan dengan teman-teman baru yang berencana liburan bersama tapi belum pernah saling bertemu. Pertemuan pertama di lokasi liburan, dalam kali ini adalah di pulau Sumba. Lebih seru lagi karena peserta liburan ini sangat bervariasi dari segi usia, dari usai 20-an tahun sampai 50-an tahun dan juga asal tempat tinggal yang bervariasi, ada yang dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Konsep berbagi biaya ini bisa hemat, karena biaya-biaya yang jika kita liburan sendiri akan kita tanggung sendiri, sekarang bisa ditanggung bersama, seperti sewa guide, mobil, tempat penginapan dan bahkan biaya makan bisa dihemat. Semua biaya dibagi rata, artinya setiap ada pengeluaran harus dengan persetujuan dari seluruh peserta liburan. Bahkan lokasi wisata-nya jadi lebih fleksibel karena bisa diputuskan bersama, tidak benar-benar terikat di jadwal seperti jika kita mengikuti program tour.

Menurut @ppkent, liburan ini sangat berkesan, bahkan para peserta liburan masih tetap kontak didalam group WA dan sudah sering mengadakan pertemuan-pertemuan kecil di berbagai kota dan sudah juga mengadakan sharing cost lanjutan ke Vietnam di tahun berikutnya. Liburan boleh berakhir tapi pertemanan berjalan terus. Semoga setelah pandemi berlalu, bisa segera direalisasikan rencana sharing cost berikutnya.

Bagaimana apa kamu tertarik untuk liburan dengan gaya berbagi biaya seperti ini?

Konten Bersponsor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar